Bagi yang Belum Punya Agenda, Jangan Lewatkan! Ada yang Seru Niy di Open House PT DI


BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID — Pada akhir pekan ini Sabtu, 27 Agustus 2016, PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) akan menggelar Open House.
Kegiatan ini dalam rangka perayaan HUT ke-40 PTDI yang akan dibuka oleh Direktur Utama PTDI, Budi Santoso di kawasan PTDI, Jalan Padjadjaran No. 154, Bandung.
Acara ini gratis dan terbuka untuk masyarakat umum hadir dalam perayaan HUT PTDI.
Pada rangkaian acara Open House kali ini, masyarakat umum diperkenankan masuk dan plant tour mengelilingi hanggar untuk melihat produk-produk hasil karya PTDI menggunakan kendaraan yang telah disediakan oleh panitia.(*)

Sumber : Tribun Jabar

Suami Memikul Jenazah Istri Hingga 12 Kilometer, Gara-gara Tak Punya Uang Sewa Ambulans


NEW DELHI, TRIBUNJABAR.CO.ID – Seorang pria miskin di India menggotong jenazah istrinya hingga 12 kilometer setelah rumah sakit diduga tidak dapat menyediakan ambulans untuk membawa jenazah kembali ke desa mereka.
Istri Dana Majhi, Amang berusia 42 tahun, meninggal karena TBC di rumah sakit di kota Bhawanipatna, Negara Bagian Orissa.
Majhi mengatakan, desanya terletak 60 km dari rumah sakit dan dia tidak mampu menyewa kendaraan untuk membawa jenazah istrinya.
Namun, otoritas rumah sakit menepis tuduhan itu, seperti dilaporkan BBC pada Kamis (25/8/2016) malam.
“Wanita tersebut dibawa ke rumah sakit pada Selasa dan meninggal pada malam yang sama,” kata petugas rumah sakit.
“Suaminya mengambil jenazah tanpa memberitahu petugas rumah sakit,” kata petugas medis senior, B Brahma.
Istri Majhi diperkirakan meninggal pada Selasa (23/8/2016) malam.
Majhi mulai berjalan dengan menggotong jenazah istrinya pada Rabu (24/8/2016) setelah petugas rumah sakit terus mendesaknya untuk mengambil jenazah.
“Saya terus memohon kepada pihak rumah sakit untuk menyediakan kendaraan untuk membawa jenazah istri saya, tapi tidak ada bantuan,” kata Majhi.
“Karena saya orang miskin dan tidak mampu menyewa kendaraan pribadi, saya tak ada pilihan selain menggotongnya,” kata Majhi.
Menurut Majhi, pada Rabu pagi dia membungkus jenazah istrinya dengan kain dan mulai berjalan menuju desanya di Melghar, ditemani anak perempuannya berusia 12 tahun.
Dia telah berjalan sekitar 12 km ketika beberapa orang di jalan menghalanginya dan kemudian ambulans pun tiba.
Jenazah istri Majhi dikremasi pada Rabu sore.
Petugas administrasi di Bhawanipatna, Brunda D, mengatakan dia mengurus kendaraan untuk membawa jenazah Amang segera setelah dia mengetahuinya.
Bruda sudah meminta petugas berwenang untuk menyediakan 2.000 rupee atau sekitar Rp 396.000 untuk keluarga berduka.
Hal itu sesuai aturan Harischandra Yojana, yaitu skema pemerintah yang memberikan warga miskin sejumlah uang untuk mengkremasi jenazah anggota keluarga.
“Selain itu, keluarga juga akan mendapatkan 10.000 rupee (Rp 1,9 juta) dari Palang Merah,” katanya.
Pada Februari, pemerintah India mengumumkan skema untuk memastikan mobil jenazah tersedia untuk membawa jenazah warga miskin dari rumah sakit kembali ke rumah mereka.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, pusat pelayanan kesehatan di Orissa telah menerima setidaknya enam laporan dari daerah-daerah terpencil.
Ada warga yang membawa jenazah dengan sepeda, becak, dan bahkan dipan kayu karena tak punya uang untuk menyewa kendaraan. (KOMPAS.com)

Sumber : tribun Jabar

Gempa Bumi di Italia Akibatkan Korban Tewas Dekati 80 Orang


AMATRICE, TRIBUNJABAR.CO.ID – Korban tewas akibat gempa bumi di Italia tengah telah mendekati 80 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah.
Badan Perlindungan Sipil Italia, Rabu (24/8/2016), mengatakan, gempa bumi bermagnitudo 6,4 di Italia tengah telah menewaskan 73 orang, seperti dilaporkan Associated Press.
Kepala Badan Layanan Darurat, Immacolata Postiglione, memberi rinciannya dalam sebuah pertemuan pada Rabu siang, namun dia menekankan bahwa angka tersebut masih sementara.
Badan Perlindungan Sipil mengkoordinasi upaya penyelamatan, yang melibatkan ratusan relawan dari seluruh Italia dan bahkan Vatikan.
Tim penyelamat menyiapkan banyak tenda darurat untuk menampung para korban selamat. Ribuan orang telah kehilangan tempat tinggal mereka.
Vatikan pada Kamis (25/8/2016) pagi akan mengirim enam tim penyelamat ke wilayah Amatrice, yang telah porak-poranda akibat gempa.
Sebuah pernyataan Vatika menyebutkan, keputusan itu diambil sebagai “tanda simpati Paus Fransiskus kepada para korban gempa”.
“Kini masih ada sejumlah orang yang tertimbun reruntuhan dan masih hilang,” kata Postiglione.
Gempa Rabu pagi ini tercatat berkekuatan 6.4 pada skala Richter mengguncang Italia tengah, di dekat kota Perugia. Demikian data US Geological Survey (USGS).
Menurut USGS, gempa tersebut berpusat di 76 km tenggara Perugia, terjadi pukul Rabu pukul 03:36 waktu setempat (08.36 WIB) dan terasa hingga Roma.
Menurut USGS, gempa itu termasuk dangkal dengan kedalaman pusat gempa hanya 10 kilometer. (KOMPAS.com)

Sumber : Tribun Jabar

BREAKING NEWS FOTO: Jelang Kedatangan Presiden, Gerbang Utama IPDN Dijaga Ketat


JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID – Sejumlah petugas keamanan gabungan menjaga ketat pintu masuk utama Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor jelang kedatangan Presiden Joko Widodo, Senin (8/8/2016).
Informasi yang dihimpun Tribun, jumlah petugas keamanan yang mencapai ratusan personel untuk pengamanan acara Pengukuhan 2.143 Praja IPDN angkatan XXIII Tahun 2016. (raw)

Sumber : Tribun jabar